Mawar Yang Mekar Di Namamu

Kepada mawar merah yang melambangkan hati dan sedikit sayatan darah, 
semerbakmu menghipnotis indera penciuman,
aromanya mengingatkanku pada sebatang kayu basah yang tak mampu memuat bara api di tengah malam sunyi.

Dan sekujur tubuhku membeku, namun terasa meleleh begitu saja saat berada dalam dekapmu.

Baumu yang khas meniadakan aroma sepi, riuh lantang seisi makhluk hidup malam tak mampu menyusup telinga,

sebab ada tawanya yang hidup di lorong telingaku, ada aromanya yang tercium di hidungku, dan ada yang menari-nari di pikiranku; namamu lah itu.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sinopsis Novel Bunga Matahari Tengah Malam

Saat Kehampaan Melebihi Harapan