Kanvas Berlukiskan Engkau (Chapter 1)
Di antara jalan gang yang sempit, seorang pria berjalan dengan menjepit sebatang rokok di jemarinya. Di hadapannya, ada dua orang pria berbadan kekar, mereka berjalan dengan penuh ke hati-hatian, seperti wanita anggun yang sehabis pulang dari pesta. Merasa diikuti, kedua pria itu berhenti melangkah, sesaat menoleh ke belakang, dan dengan cepat mereka lalu melemparkan pukulan kepada seorang pria yang berada di belakangnya itu. Namun badan kekar mereka tak cukup kuat untuk mengalahkan pria itu, meski seorang diri ia mampu menahan serangan dari dua orang sekaligus. Kedua pria kekar itu memilih lari secepat mungkin untuk menjauhi pria yang mengalahkan mereka, tentu saja ia ikuti kemanapun kedua pria itu pergi, ia lari mengejar mereka sembari menaruh rokok yang masih menyala di mulutnya, sesekali ia menghisapnya tanpa menghiraukan deru nafasnya tak beraturan. Dari jalan gang yang sempit itu menuntun arah ke sebuah pasar yang ramai oleh beberapa manusia yang berlalu lalang,...